Sejak dibukanya ruas JORR W2 yang menghubungkan Pondok Indah hingga Tol Jakarta Merak, ruas JORR menjadi penuh dengan truk.
Tanpa ada batasan waktu, Truk berkecepatan rendah dibiarkan melewati Tol. Sebelumnya ruas Pondok Indah hingga kampung rambutan bisa dilalui hanya 10 menit, maka sekarang bisa menghabiskan waktu 30-45 menit.

Akar masalahnya adalah Truk berkecepatan rendah yang berada di lajur tengah. Sehingga banyak kendaraan kecil yang menggunakan bahu jalan supaya bisa melaju lebih cepat.

Banyak larangan untuk menggunakan bahu jalan, tapi poliso juga tidak tegas menindak truk yang berkecapatan rendah. Lalu, solusinya bagaimana?

  1. Buat ruas tol tingkat untuk kendaraan dari meruya hingga cikunir. Pasti mahal, tapi ruas JORR sudah sangat overload.
  2. Batasi truk yang masuk dari jam 6.00 hingga jam 22.00. Pasti perusahaan logistik banyak protes.
  3. Tindak seluruh pemilik truk dengan kecepatan rendah. Bukan sopirnya, tapi tindak pemiliknya.

Ruas JORR memang eknomis bagi perusahaan logistik, tapi banyak yang tidak patuh terhadap batas muat tiap kendaraan.