Nokia pernah menjadi raja Mobile Phone 14 tahun, Blackberry juga menikmati masa emasnya selama 7 tahun. Dan kini mereka diambang kejatuhan.

Mereka bukan gagal dalam menciptakan produk bagus, tapi market saja yang sedang menjelajahi eforia android. Memang dua produk tadi jadi “kurang laku”.

Market memang mudah bosan, jadi wajar saja market ingin mencoba yang baru.

Jangan bandingkan dengan Apple, mereka tidak mengeluarkan produk yang terjangkau. Kecuali iPad dan iPod. Produk Apple harus dilihat dari aspek segmen Premium saja.

Blackberry dulu juga begitu, fokus pada segmen office. Email, bbm, dan social media merupakan unggulan utamanya. Jangan pernah berharap untuk main games yang bagus juga perangkat untuk multimedia. Tapi Blackberry sempat booming. ITC di tahun 2007 masih di dominasi logo Nokia, Sony Ericsson, Esia.. Blackberry dulu baru komunitas elit terbatas. Ada perkumpulan kecil yang doyan eksplorasi fitur blackberry. Akhirnya 2010 blackberry mulai menikmati masa menjadi HP sejuta umat.

Nokia sempat unggul dengan lini Communicator, dan juga lini Multimedia yang sangar. Symbian merupakan pioneer smart OS saat ini yang menampilkan Icon aplikasi, instalasi aplikasi melalui mobile store, etc. Yah, Nokia memang sempat bergengsi saat itu.

Android memang sedang booming saat ini, di lini HP mulai dari harga 600ribuan, hingga 9juta.

Memang belum terbayang sekarang tren 3 tahun lagi akan seperti apa, sepert halnya di era Symbian dan Blackberry 3 tahun lalu.

Mungkin saja ada OS jenis baru, atau merek Samsung, Apple tidak lagi sebagai front brand. Karena mereka bekerja sama dengan brand fashion ternama untuk mengintegrasikan Fashion dan Teknologi. Siapa yang tahu?