Macbook Air 2011 Experience

Macbook Air, merupakan pioneer notebook ultra. Pertama keluar bentuknya tipis, bahkan bisa untuk potong kue. Tahun kedua muncul dengan bentuk yang lebih manis. Sayangnya edisi tahun 2010 itu kinerjanya kurang memuaskan lantaran masih menggunakan prosesor Core2Duo. Dan tahun 2011 merupakan edisi terakhir yang memuaskan banyak penggila produk Apple.

Keunggulan MBA 2011:

Tipis, Prosesor Core i5, Harddisk cepat, RAM bisa 4GB, bentuk bagus, bodi tidak bocor listrik seperti ultrabook yang lain (Acer). Yang menyenangkan dari MBA adalah tidak perlu shutdown dan takut harddisk rusak. Karena SSD, bebas reader magnetik, dan super cepat.

Kelemahan:

Karena tipis, batare-nya tidak seperti notebook yang ukuran lebih besar. 2-3 jam untuk pemakaian intensif. Harga memang mahal.

Tips membeli Mackbook Air

Pertimbangkan dengan baik apakah anda membutuhkan macbook air atau macbook pro. Macbook Pro punya kinerja yang jauh lebih baik, kapasitas harddisk lebih besar, dan batere lebih lama. Tapi ukuran terkecilnya cuma 13″. Tapi jangan salah sangka juga Macbook Pro tergolong imut dikelas-nya. Sebelum membeli Macbook Air, MBP memang jadi salah satu alternatif penting. Harganya sama, tinggal lebih memilih ukuran atau kinerja.

Beli MBA jika anda membutuhkan portabilitas. Membawa notebook kemana-mana repot. Belum lagi jika anda sudah punya notebook kantor yang tidak bisa diutak atik. MBA bisa melengkapi karena ukurannya tipis, jadi tas kerja bisa muat dua notebook yang saling melengkapi.

Jangan membeli dengan spek paling rendah. Walau harganya menggiurkan yang “cuma”10 juta, tapi MBA dengan SSD hanya 64GB dan RAM2 GB tidaklah cukup. Kecuali anda hanya butuh untuk aplikasi office saja dan juga browsing. Tapi sayang kan, dengan prosesor yang kencang harusnya lumayan untuk foto editing, install windows, dan sebagainya. Jadi, tambah 2 juta dan anda tidak akan merasa rugi di kemudian hari.

MBA ada dua versi utama, 11″ dan 13″. Personally saya lebih pilih yang 11″ karena ukurannya kecil dan itu tujuan kita membeli MBA. Jika membeli yang 13″ lebih baik Macbook Pro sekalian, agak tebal tapi performa lebih baik. Walau harddisk masih convensional.

Masalahnya MBA 11″ tidak dilengkapi dengan slot SD, jadi untuk tambahan memory cukup tidak memungkinkan. Saya mengakalinya dengan menggunakan USB Flashdisk Cruize Fit, sekali colok tidak perlu lepas. Memory external penting untuk menyimpan data yang sering kita tukar dengan PC atau notebook yang lain.

Asiknya edisi 2011, sudah ada backlit keyboard. Jadi ngetik digelap2 masih nyaman karena ada lampunya. Walau grafisnya tidak lagi menggunakan Nvidia seperti halnya di edisi 2010. Tapi nyatanya MBA memang jarang digunakan untuk main game. Kemampuan image editing juga terhitung masih lumayan.

MBA terkadang mengeluarkan bunyi kipas untuk menghilangkan panas. Tapi tidak jadi masalah. MBA is still the best ultrabook compare to other brand. Dengan harga yang sama, saya pilih MBA. Portable-nya dapat, performa juga dapat, dan Gaya pun dapat. Nikmat betul nongkrong di cafe dengan membuka MBA. so stylish…

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s